Pendidikan Seks bagi Anak, ini Kata Mabincab PMII Bima

Bima, Jeratntb.com – Dalam media sosial beberapa hari yang lalu sangat viral Kegiatan yang diselenggarakan oleh Hj.
Ellya Alwaini Istri tercinta walikota bima dengan tema “Pendidikan Seks bagi anak Upaya meminimalisasi terjadinya pelecehan seksual pada anak didik” pada 11 maret 2021 di SDN 19 Rabangodu Utara Kota Bima

Menurut Anggota Mabincab PMII Bima Masa Khidmat 2020-2021 Muslimah S. Hi pada dasarnya pendidikan seks itu bukan mengajarkan anak2 untuk seks tetapi memberikan pemahaman sejak dini agar anak anak tidak terjerumus di dalam hal tersebut

Lanjut Muslimah S. Hi banyak orang beranggapan bahwa pendidikan seksual merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan dengan anak sebelum mereka dewasa. Padahal pendidikan seks itu justru dapat memberikan pemahaman kepada anak dan membekali anak agar lebih sadar dan peduli dengan kesehatan seksual mereka nantinya ujar Mantan Aktivis PMII.

Pendidikan seksual merupakan informasi penting yang perlu diketahui oleh anak. Melalui diskusi seputar hal-hal yang bersifat seksual, anak pun bisa lebih memahami pentingnya seksualitas sebagai bagian dari kesehatan tubuh, bukan sekadar hubungan antara pria dan wanita Tegasnya

Dalam pendidikan seks pula anak dibawah umur akan memahami cara bergaul antara lawan Jenis ujarnya.

Ia pun berharap pada sahabat sahabat mahasiswa agar tidak terlalu Fool Gas mengkaji pada Pendidikan Seks secara harafiah Sana namun yang paling penting secara kontekstual

Jika terjadi pelecehan di tengah keluarga kita segera laporkan dipihak yang berwajib Jangan Diam saja, baik yang berupa sentuhan atau raba-an, hingga ketingkat pemaksaan sekalipun
 
Indonesia memiliki hukum yang sangat ketat dalam menindak perlakuan pelecehan seksual, apa lagi ketika tindakan tersebut sudah mengarah pada ranah kriminal.

Kalau kamu merasa khawatir melaporkannya langsung kepada pihak berwajib, kamu bisa mengutarakannya terlebih dahulu kepada orang terdekat kamu, orang tua misalnya. Karena perempuan patut untuk dihargai dan dipandang sederajat, sehingga tidak ada yang bisa memperlakukan mereka dengan semena-mena, apa lagi sampai melakukan pelecehan. Jangan diam tegasnya(Jr.Syarif)

Pos terkait