Bima, Jeratntb.com – Sebagai Bentuk terobosan Pemerintah untuk mensejahterakan petani indonesia. Melalui Kementrian Pertanian dan kerjasama dengan BNI Menerbitkan sebanyak 3.070 Kartu Tani Kepada Petani Kecamatan Wera.
Bertempat di aula Kantor Desa Tawali, Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wera Kabupaten Bima Bersama Pihak BNI 46 Cabang Bima menyalurkan 415 Kartu Tani Kepada Petani Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima.Senin,(15/03/2021).
Badan Penyuluhan Pertanian Kecamata Wera, Lili Yuliati. S.Pt Menjelaskan. Sesuai dengan peraturan kementerian pertanian (Permentan) Republik Indonesia petani yang berhak mendapatkan Kartu Tani adalah petani yang bergabung dalam Kelompok Menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Pasalnya, Dengan adanya Kartu Tani, para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi. Langkah ini efektif dalam menyalurkan pupuk subsidi tepat sasaran.
“Tidak Semua orang dapat memiliki kartu ini. Sebab, ada rangkaian proses yang harus di jalani, tujuannya agar bantuan subsidi pupuk benar- benar tepat sasaran.” ungkapnya Saat ditemui di kantor Desa Tawali.
Menurutnya,Dengan Kartu Tani ini hak petani atas pupuk subsidi tidak akan dikurangi, petani pun akan membelinya dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) terjamin.
“Ke depannya, Petani harus menebus pupuk subsidi agar dapat menunjukkan kartu tani kepada Agen( Pengecer) di Desanya Masing-masing.”ungkapnya
Disinggung mengenai petani yang belum mendapatkan kartu Tani. pihaknya akan terus berupaya mengumpulkan KTP Dan KK masyarakat yang ada namanya dalam kelompok tani. Dirinya juga Menghimbau agar para Petani yang ada di wilayah Kecamatan Wera segera konsultasikan dengan PPL atau dapat hadir di kantor BPP.
“Persyaratan utama mendapatkan kartu ini adalah petani harus tergabung dalam kelompok Tani, Oleh sebab itu, segera membawa persyaratan Foto copy KTP, SPPT, kami siap memfasilitasi Pengurusan kartu tani nya,” katanya.
Di tempat yang sama Kepala Desa Tawali, Abdul Muis H. A. Malik, Berharap, Melalui kartu tani ini diharapkan membawa dampak positif bagi semua kalangan, baik bagi pemerintah dan pihak terkait, serta yang paling penting adalah manfaat bagi petani yakni untuk menebus pupuk subsidi agar tepat sasaran.
kades juga manyampaikan, Para petani yang belum mendapatkan kartu tani bisa berkoordinasi dengan kelompok tani yang ada di desa masing-masing atau ke petugas penyuluhan pertanian.
“Silahkan untuk petani yang belum mendapatkan kartu tani bisa menghubungi kelompok tani untuk mendata dan diberikan kepada petugas penyuluhan, tidak punya kartu tani, petani tak Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi.” Ungkap Makapahu. (Jr. Sidon Wera).

