Site icon Jerat NTB

Upaya Pendekatan Persuasif, Kepala SMAN 1 Wera dan Komite Gelar Pertemuan Khusus

Bima, Jeratntb.com – Kepala sekolah SMA N 1 Wera, Komite sekolah dan melibatkan sejumlah guru lainnya mengadakan pertemuan khusus di ruangan kerjanya. Pertemuan yang berlangsung tersebut membahas tentang permasalahan yang dilakukan oleh salah satu oknum guru honorer yang memancing reaksi banyak kalangan tentang hasil chat WhatsApp yang beredar di media sosial (FB) beberapa hari terakhir ini, pada kamis pagi, (08/04/2021).

Sebagai pucuk pimpinan SMA N 1 Wera Gufran, S. Pd Mengatakan, pihaknya bersama komite sekolah beserta beberapa orang guru lainnya akan melakukan pendekatan persuasif terhadap keluarga korban untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus masalahan ini Diselesaikan secara kekeluargaan atas tindakan bawahannya.

Lanjut Kepsek, dirinya sangat berharap kepada pihak keluarga korban semoga langkah ini dapat memberikan titik terang untuk menyelesaikan permasalah yang terjadi. Ia juga akan memberikan pembinaan khusus terhadap bawahannya agar permasalahan yang sama tidak terulang kembali.

“Insya Allah kita akan segera melakukan pendekatan dengan keluarga siswa yang menjadi korban saat konvoi beberapa hari yang lalu, semoga dapat memberikan kelancaran dalam upaya ini, tentunya saya berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.” jelas kepsek pada saat ditemui di ruang kerjanya oleh jeratntb pagi tadi.

Disinggung mengenai desakan warga net agar oknum guru tersebut diberikan sanksi tegas, Pihaknya mengatakan itu kewenangan pemerintah propinsi NTB. Saya sebagai Kepala sekolah hanya memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembinaan saja.

Pada kesempatan yang sama Komite Sekolah SMA N 1 Wera Nukra, S.Sos. menjelaskan, sebagai lembaga pemberi. Pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di sekolah ini, juga Sebagai pengontrol (controlling agency) dalam rangka transparasi dan akuntabilitas penyelenggaraan mengharapkan kepada semua pihak yang ada dilingkup SMAN 1 Wera agar ini dijadikan pembelajaran bagi kita semua.

” Kejadian ini sangat membuat kita semua kaget dan jadikan ini yang terakhir, tentunya mari kita bermedia sosial dengan positif agar menjadi contoh tauladan bagi yang lainnya.” Imbuhnya

Lanjutnya, Menindaklanjuti keluhan, saran, kritik, dan aspirasi dari masyarakat atas masalah oknum guru honorer Lewat chat WhatsApp yang beredar di media sosial(FB), kami sebagai organisasi yang didalamnya terdapat orang tua wali sebagai anggota akan berupaya melakukan pendekatan secara kekeluargaan untuk menyelesaikan masalah ini.

” Sebagai insan yang memiliki banyak kekurangan tentu saja kita melakukan banyak kesalahan, seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu guru honorer itu, Oleh Sebab Itu semoga dengan tujuan ini dapat menemukan hasil positif.” tutupnya,(Jr. Sidon Wera).

Exit mobile version