Site icon Jerat NTB

18 Unit Motor Knalpot Bising Terjaring Rajia Kepolisian Sektor Parado

Bima, Jeratntb.com – Knalpot racing dengan suaranya yang khas kerap mengganggu kenyamanan bagi pendengaran masyarakat pada umumnya termasuk masyarakat Parado khususnya. Akibat dari itu kadang pengurus masjid tertentu tidak segan mengumumkan lewat masjid agar tidak mengganggu waktu ibadah. Selain itu, tahun lalu sempat ada seorang warga yang melontarkan kata kasar pada pihak kepolisian setempat lantaran dianggap tidak tegas dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang harus diayomi. Semua masalah itu akibat suara kenalpot bising ulah segelintir orang yang merebut kenyamanan yang lain.

Kamis kemarin Kepolisian sektor Parado melakukan operasi knalpot tersebut yang cukup meresahkan masyarakat umum. Jauh hari sebelum melakukan operasi tersebut Kepolisian setempat sudah melakukan sosialisasi larangan menggunakan kenalpot racing dengan cara memasang spanduk yang tersebar di pinggir jalan setiap desa.

Operasi yang dimulai pukul 09:00 sampai 11:00 petugas berhasil menjaring motor kenalpot racing sejumlah 18 unit. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh kepala polisi sektor Parado Iptu Nasaruddin saat diwawancarai via WhatsApp.

“Knalpot yang terjaring dalam rajia hari ini kami copot dan suruh ganti dengan yang standar, kemudian knalpot akan dijadikan sebagai barang bukti (BB)”. Tambahnya (08/04/2021).

Perlu diketahui bahwa operasi tersebut merupakan langkah awal pihak kepolisian setempat untuk menjamin keamanan masyarakatnya dari suara-suara bising kenalpot motor. Dengan kata lain operasi serupa akan tetap dilakukan, Nasaruddin: “Oleh karena itu kami butuh dukungan dari semua pihak”.

Dengan adanya operasi tersebut, Nasaruddin berharap Kecamatan Parado sebagai wilayah hukumnya mulai hari ini dan seterusnya bisa aman khususnya dari suara-suara motor bising “Terutama menjelang bulan ramadhan, semoga masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang”. (Jr Irwan)

Exit mobile version