Kota Bima, Jeratntb.com – Penyuplaian air bersih dan pupuk urea oleh Yayasan Kabua Dana Rasa (KADAR) Bima pada hari Jum’at (19/11) di lahan perkebunan milik Mahrun, diakui oleh Ketua Yayasan KADAR Bima Andank Syaputra sebagai upaya tindak lanjut atas program pengalihan fungsi lahan pegunungan untuk ditanami tanaman produktif yang telah dicanangkan pada minggu lalu. Baca: Oxfam Indonesia Saksikan Langsung Pencanangan Program Oleh Yayasan KADAR & FTSB
“Kami sudah berihktiar dan berikrar untuk menjalankan dan melaksanakan program ini dengan sebaik-baiknya sehingga apa yang dicita-citakan tercapai dengan hasil memuaskan. Di samping itu, program ini punya nilai manfaat yang bukan hanya untuk pemilihan lahan tetapi masyarakat Kota Bima pada umumnya yang pada akhirnya bisa dijadikan contoh oleh petani-petani lahan pegunungan lainnya”, ungkap Andank.
Bentuk komitmen kami, lanjut lelaki yang berjiwa sosial ini, sehari sebelum pencanangan program pada hari Rabu minggu lalu kami sudah siapkan tandon dengan ukuran 5300 Liter sebagai tempat penampungan air.
“Ini kenapa, sebab belajar dari kegiatan penanaman yang dilakukan sebelumnya tidak bisa hanya dengan menanam saja tanpa dilakukan upaya pendampingan terhadap pemilik lahan”, jelasnya.
Itulah kenapa kami melalui Yayasan KADAR menyiapkan bak penampungan air berupa tandon guna memenuhi kebutuhan air tanaman buah yang sudah ditanam dan yang akan ditanam nantinya serta pupuk urea sebagai bahan penunjang penyubur tanah. Kata Andank.
Di lokasi yang sama, Mahrun, yang telah menghibahkan lahannya untuk dijadikan pilot project penanaman bibit pohon tanaman produktif berucap syukur dipertemukan dengan adik-adik Yayasan KADAR terlebih khusus adik-adik relawan kebencanaan FTSB Kota Bima.
“Alhamdulillah mimpi saya selama hampir 2 tahun perlahan terwujud setelah dipertemukan dengan adik-adik yang memiliki kepekaan rasa sosial kemanusiaan yang tinggi. Terimakasih atas semuanya, semoga apa yang kita cita-citakan diRidhoi Allah”. Ucap Mahrun. (Jr QQ)

