Bima, Jeratntb.com – Banjir kembali menerjang Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada hari senin (6/12/2021) sekitar pukul 11.30 wita.
Sebelumnya banjir di Kota Bima pada hari minggu (28/11/2021) dikabarkan sebanyak 14 Kelurahan dan 1.059 Kepala Keluarga yang terdampak banjir.
Kali banjir di Kota Bima dikabarkan meluas hingga ke 5 Kecamatan dan 18 Kelurahan, akibatnya ratusan rumah warga terendam dan sejumlah fasilitas rusak akibat diterjang banjir.
Tidak hanya itu, seorang siswa SMAN 4 Kota Bima dikabarkan meninggal dunia akibat terserah banjir, korban diketahui bernama Miftahul Jannah (15) warga Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mponda Kota Bima.
Adapun wilayah yang terendam banjir di Kota Bima menurut data yang diterima oleh media ini adalah di Kecamatan Asakota Kota Bima, Kelurahan Jatiwangi, Jatibaru, Melayu dan Kelurahan Ule.
Sedangkan di Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima yakni di Kelurahan Na,e, Paruga, Salama dan Tanjung.
Sementara di Kecamatan Raba Kota Bima adalah di Kelurahan Kendo, Ntobo, Penanae dan Penaraga.
Kecamatan Mpunda Kota Bima yakni di Kelurahan Penatoi, Santi, Lewirato, Sadia dan Mande. Sedangkan di Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima yakni di Kelurhan Dodu.
Selain merendam ratusan rumah bajir di Kota Bima juga merusak sejumlah fasilitas umum, diantaranya, jembatan utama Jalan Lintas Bima – Wera yang berlokasi di Kecamatan Asakota terputus dan sen itu dikabarkan pagar Sekolah SDN 54 Kota Bima Roboh.
Banjir yang terjadi di Kota Bima akibat intensitas tinggi sehingga seluruh air sungai di wilayah Kota Bima mengalami peningkatan.
Aaliran sungai wilayah Kota Bima telah dangkal, sehingga air dengan muda meluap ke pemukiman warga.
Selain itu, adanya perubahan fungsi hutan tutupan yang menjadi lahan pertanian memperparah terjadinya banjir. (Jr Iphul)

