Bima, Jeratntb.com – Muhammad Jeri Irawan (12) warga RT 3 RW 02 Desa Baralau, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, dikabarkan hilang sejak hari rabu (04/1/2022) sejak pukul 15.30 wita.
Korban merupakan kelas 5 di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) Woha, dikabarkan hilang saat mandi di jembatan sungai So Baralau.
Ikbal (31) warga setempat menceritakan bahwa kronologis awal kejadian korban saat itu ingin mengikuti kedua temannya mandi, namun dilarang oleh kedua temannya tersebut.
Sekitar pukul 17.30 korban tak kunjung pulang ke rumah, warga setempat pun panik mencari korban.
Sore hingga malam hari warga berupaya mencari korban di jembatan dan menyisir ke dalam sungai So Baralau.
Tidak hanya di aliran sungai, proses pencarian korban juga dilakukan di atas pegunungan desa setempat, namun tidak ditemukan.
Pencarian pun dilanjutkan pagi tadi sekitar pukul 06.30 wita ber bersama tim dari Basarnas, BPBD Tagana dan Potensi SAR Bima.
Proses pencarian dengan menyisir bantaran sungai yang dimulai dari titik awal dikabarkan korban hilang sampai di sekitaran jembatan Desa Tente, Kecamatan Woha.
Pada akhirnya korban berhasil ditemukan tewas oleh warga sekitar bantaran sungai di bawah jembatan Oi Wontu Desa Baralau, yakni 2 kilo dari tempat kejadian, pada pukul 11.30 wita.
Korban pun dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil BPBD, saat sampai di rumah duka disambut dengan tangisan haru oleh orang tua dan keluarga korban.
Mendengar kabar itu, warga setempat berbondong-bondong ke rumah duka yang ingin melihat langsung korban. (Jr Iphul).

