Site icon Jerat NTB

Ricuh, Salah Satu Pendukung Balon Kades Sie Mengamuk Depan Kantor Desa

Bima, Jeratntb.com – Menganggap kerja panitia pilkades Sie tidak profesional melalui setiap tahapan sehingga merugikan bakal calon (balon). Sehingga sejumlah warga pendukung salah satu Balon yang diduga tidak lolos, mengamuk depan kantor desa setempat, Rabu (22/3-22).

Puluhan orang pendukung ini mengamuk dan merusak fasilitas kantor desa sambil menghujat panitia yang dianggap telah memicu konflig dengan membocorkan informasi balon yang tidak lolos sebelum waktunya.

Selain itu, balon atas nama Haidir tidak terima atas keputusan panitia karena dianggap menyalahi aturan. “Beberapa poin penting yang dilanggar panitia adalah dengan memberikan ruang perpanjangan waktu untuk peserta menambahkan fokumen penunjang penilaian, seperti pendidikan dan pengalaman kerja,” ujarnya.

Pihaknya sudah meminta klarifikasi atas persoalan ini, “Batas pendaftaran ditentukan tanggal 17 maret, hanya bakal calon yang kurang dari 3 orang yang dapat diperpanjang, sementara di Sie ini pendaftar berjumlah 7 orang,” pungkasnya.

Haidir menyesali sikap panitia yang tidak tanggap atas hak klarifikasi yang ia sampaikan, “Malah yang ada jistru panitia menggelar rapat penetapan calon yang lolos dan tidak. Itupun telah bocor sejak kemarin sore,” sesalnya.

Menyikapi persoalan ini, difasilitasi langsung BPD. Panitia dan Balon menggelar rapat tertutup.

Sementara para pendukung masih menunggu hasil keputusan rqpat. Suasana kembali kondusif dalam pengawalan ketat jajaran Polsek dan Danramil Monta.

Akibat amukan warga sebelumnya sejumlah kursi aset desa rusak dibanting, kaca kantor ikut pecah karena dihujani batu.

Sampai berita ini dirilis, panitia dan BPD masih mengelar rapat dan belum ada keputusan. (Jr)

Exit mobile version