Site icon Jerat NTB

Pemdes Teta Lambitu Gelar Rapat Pleno PVCA Bersama Lembaga LP2DER Bima

Bima, Jeratntb.com – Pemdes Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, gelar Rapat Pleno Pelatihan Penilaian Kerentanan dan Kapasitas Partisipatif (PVCA).

Rapat digelar di Kantor Desa setempat pada Sabtu (18/06/2022) dihadiri oleh Kades Teta Muamar Ziaudin S. Sos, Koordinator LP2DER wilayah Kecamatan Lambitu Mustakim S. Pd, didampingi oleh Koordinator Kelurahan Nungga dan Desa Ntori.

Selain itu hadir juga Ketua BPD Desa Teta, serta Staf dan Ketua-ketua RT, Relawan TSBD, Bidan Desa, serta Perwakilan gender.

Koordinator LP2DER Kecamatan Lambitu dalam sambutannya menguraikan beberapa hal berdasarakan hasil pengkajian pada pelatihan TSBK dan TSBD yang berlangsung beberapa hari lalu, pada tanggal 6-7 Mei 2022.

Diantaranya mengenai Pemberdayaan Bidan Desa, Pengembangan ekonomi para relawan, sehingga para relawan akan dibekali dengan usaha ekonomi berskala desa untuk menyelamatkan ekosistim alam.

“Melakukan kegiatan latihan relawan secara rutin dalam hal ini bagaimana para TSBD menangani korban bencana terlebih dalam melakukan P3K, pelatihan gender, dan pertanian berintegrasi serta menggalakkan kampanye penghijauan,” jelas Mustakim.

Untuk kedepanya Ia berharap agar adanya upaya yang sama dari pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati bisa menghidupkan LP2DER di Kabupaten Bima.

“Karena memang LP2DER yang menginisiasi kegiatan kemaren di kelurahan rontu adalah LP2DER wilayah kota yang dinaungi oleh Bapak Walikota Bima,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Teta Muamar ZIaudin S. Sos mengapresiasi kegiatan tersebut, karena merupakan kerjasama yang baik antara LP2DER dengan Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII).

“YRII adalah salah satu organisasi mahasiswa islam indonesia yang ada di luar negeri sebagai pemerhati masalah perubahan iklim dan global,” ungkap Kades.

Lebih lanjut, Muamar menyampaikan bahwa, desa teta mendapatkan perhatian khusus dari lembaga LP2DER dan YRII hadir untuk membantu masyarakat desa teta demi pengembangan usaha ekonomi serta pelestarian alam.

Selain itu, oleh Ketua BPD Desa Teta Salahudin S.Pd, mengajak semua pihak agar sama-sama mendukung program LP2DER demi keseimbangan ekonomi dan ekosistem alam di desa teta.

Mewakili aspirasi masyarakat desa teta, mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah terkait, serta lebih objektif melihat masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

“Masyarakat bingung, dari sisi lain drop produktif bibit jagung sangat banyak, sementara masyarakat dilarang berladang, oleh karena demikin sekarang saatnya kita butuh praktek dengan menaikkan harga atau buka keran pasar nasional hingga internasional untuk komodita hasil alam yakni, bawang putih, bawang merah, padi dan lain sebagainya,” jelas Pria yang akrab disapa Bang Alan melalui media ini.

Selain itu Ia menegaskan, selain produktif bibit jagung, juga hutan perlu diperhatikan agar kembali dilestari seperti dulu. (Jr Arif)

Exit mobile version