Bima, Jeratntb.com – Minat dan semangat petani ternak sapi kian menanjak, hal ini dikarenakan usaha tersebut sangat menjanjikan dan memberikan hasil bagi peningkatan ekonomi kerakyatan.
Namun kendala modal merupakan satu satunya tantangan yang paling berat bagi minat peternak sapi, khususnya di kabupaten Bima.
Adalah seorang pengusaha muda asal desa Tangga kecamatan Monta Kabupaten Bima NTB Abdul Muhlis yang respek dengan kondisi petani ternak saat ini. Dengan menjalin kemitraan bersama BSI cabang Bima, sampai saat ini ratusan petani terpenuhi modal usaha.
Dua tahun terakhir membangun kebersamaan, memupuk dan memotifasi petani agar usaha penggemukan yang dilakoni memberi dampak bagi peningkatan taraf hidup.
Di kediamannya RT 10 Desa Tangga, Muhlis rutin minimal sekali dalam sepekan memberikan pembekalan berupa tekhnik berternak yang baik dan berbagai persoalan yang dihadapi anggota kelompok.
Sikap dan pembawaan sosok Muhlis ini juga yang membuat para petani betah dan sering berkunjung ke kediamannya. Suasana kekeluargaan pun tercipta.
Tidak heran ketika BSI juga merespon baik setiap pengajuan pinjaman baik nasabah baru lebih lebih nasabah lama yang tergabung dalam kelompok binaannya.
Tahun ini, diperkirakan pencairan bulan september dan oktober sekitar 7 Milyar akan dikucurkan kepada kelompok binaan menantu almarhum mantan camat Monta Drs Amiruddin ini.
Angka itu diperuntukkan bagi 90 anggota dengan kisaran pinjaman antara 50 hingga 100 juta dengan margin sesuai ketentuan pemerintah 6 % per tahun.
“Pada tahun sebelumnya pembiayaan yang dikucurkan oleh BSI lebih dari 10 milyar untuk pengembangan peternak sapi di beberapa daerah di wilayah kabupaten Bima. “Dan Insya Allah kemitraan antara BSI dan Kelompok Peternak Sapi ini akan dilanjutkan” paparnya
Dengan kucuran modal ini Muhlis menitip harap besar untuk perbaikan ekonomi petani, “Saya optimis 90 anggota ini akan mampu mandiri untuk tahun tahun ke depan, pulih lebih cepat bangkit lebih kuat,” ucapnya. (Jr)

