Site icon Jerat NTB

Mempercepat Pembangunan Koperasi Merah Putih, Makodim 1608/Bima dan Agrinas Persero Tinjau Lokasi KDMP





Bima, Jeratntb.com – Sebagai bagian dari upaya konkrit TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan dan kemandirian pangan nasional, Makodim 1608/Bima menyambut kedatangan Tim Pengawasan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dari PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), Jumat (12/12/2025).

‎Kedatangan Tim Pengawasan yang diutus oleh pemerintah pusat tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan KDKMP di wilayah teritorial Makodim 1608/Bima.

‎Setibanya di lokasi, tim pengawas langsung memberikan bimbingan teknis terkait pembangunan Koperasi Merah Putih kepada anggota staf dan teknisi Kodim Bima di ruang Command Center Makodim 1608/Bima.

‎Tim tersebut didampingi oleh Pasiter Kodim 1608/Bima, Kapten Inf. Seninot. S, Bati Komsos Staf Ter Serma Zaidin, Staf Terrem 162/WB Serda Ahmad, dan teknisi Kodim 1608/Bima.

‎Selanjutnya, Tim Pengawas PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) meninjau dan mengecek progres pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Pesa, Kecamatan Wawo, dan Desa Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

‎Didampingi oleh Pasiter dan Bati Komsos, serta teknisi Kodim Bima, tim menuju lokasi pembangunan KDKMP di Desa Pesa, di mana mereka disambut oleh Danramil Wawo, Kapten Inf Armansyah, Ketua Koperasi Desa Pesa, Babinsa, dan Pemerintah Desa. Tim Pengawas memberikan arahan dan koreksi kepada pelaksana pembangunan koperasi dan Babinsa.

‎Selanjutnya, di Desa Dena Kecamatan Madapangga, yang didampingi oleh Pasiter Kodim, tim disambut oleh Danramil Bolo, Lettu Caj Zulkarnain, Ketua Koperasi, Babinsa, dan pemerintah desa.

‎Hasil peninjauan tim di lokasi menunjukkan kepuasan karena progres tertinggi di wilayah Korem 162/WB terdapat di Kodim 1608/Bima, di antaranya di Desa Dena Kecamatan Madapangga.

‎Kerja sama antara TNI dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) mencakup sejumlah kegiatan penting, mulai dari survei dan validasi lokasi, sosialisasi program, pembangunan infrastruktur, hingga pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Selain itu, program tersebut juga mencakup penyaluran bantuan melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

‎Komandan Distrik Militer (Dandim) 1608/Bima, melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim, Kapten Infanteri Seninot. S, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya, TNI akan mengerahkan sumber daya hingga ke tingkat paling bawah untuk memastikan seluruh tahapan berjalan efektif dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

‎”Tujuan dan harapan dari langkah ini adalah untuk memperkuat ekonomi desa melalui semangat gotong royong, menciptakan kemandirian, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Kapten Infanteri Seninot melalui media ini.

‎Hal ini dilakukan dengan cara memutus mata rantai tengkulak melalui penyediaan kebutuhan pokok dan akses permodalan.

‎”Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk mendorong digitalisasi serta tata kelola yang transparan dan akuntabel, yang menjadi pilar bagi ekonomi kerakyatan yang modern dan profesional,” tegasnya. (Jr Iphul).

Exit mobile version