Dompu, Jeratntb.com – Sebanyak tiga pemuda warga Dusun Paropa, Desa Malaju, Kecamatan Kilo, Dompu dikabarkan hilang terseret arus laut di sekitar Dermaga Paropa Kilo.
Adapun ketiga pemuda tersebut yaitu, Sunardin ( 22 ), Fikram (23) dan Arifrahman (22).
Kapolsek Kilo, Iptu Yuliansyah, melalui
Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah mengatakan bahwa peristiwa hilangnya tiga pemuda tersebut sejak hari minggu lalu 15 Nopember 2020 sekira pukul 20.30 wita.
Hujaifah menjelaskan, Kejadian berawal perahu “Tampil Beda” yang nahkodakai koban Sunardin beserta kedua rekannya itu sedang memancing ikan tuna, namun perahu yang mereka tumpangi macet di tengah lau saat hendak pindah letak mancing, yakni sekitar pukul 23.30 wita.
“Saat itu pula arus besar yang disertai angin kencang, sehingga perahu yang ditumpangi mereka terseret arus” Kata Hujaifah,
Menurut informasi, Lanjut hujaifah, bahwa mesin perahu korban tidak bisa hidup dikarenakan klep oli mengalami kebocoran hinga rusak, “Sehingga membut mereka pasrah diatas perahu sembari menunggu bantuan yang melintasi lokasi pemancingan”.
Tim gabungan pun yang menerima laporan itu langsung malakuka pencarian, yakni dari Anggota Kepolisian Sektor Kilo, yang dibantu Pol Airud Polres Bima Kota, Basarnas serta sekelompok Nelayan di kecamatan Kilo. Senin (16/11-20) sekitar pukul 17.30 wita.
Pada akhirnya, salah seorang nelayan Andi Arahman, yang ikut berbagung dalam pecarian itu menemukan ketiga korban dalam keadaan selamat setelah melintasi perairan laut sangiang.
“Ia melihat para korban yang tengah terdampar diperairan Toro Naru, di wilayah Laut Sangiang, kecamatan Wera Timur, Kabupaten Bima” Terang Hujaifah,
Sehingga, salah seorang nelayan tersebut langsung melakukan koordinasi dengan tim gabungan, yang saat itu juga tengah melakukan upaya pencarian.
Setelah para korban ditemukam, akhirnya membawa kembali mereka denga menarik perahu yang ditumpangi tersebut sampai di Dermaga Paropa, Desa Malaju Kilo.
Sesampai di Dermaga kilo, ketiga korban langsung dilakukan pengecekan kesehatan oleh pihak Pukesmas setempat.
“Saat ini mereka telah dibawa pulang ke rumah masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat” Tutup Hujaifah, (Jr Iphul)

