Bima, Jeratntb.com – Berawal dari penangkapan salah seorang warga Desa Tangga Baru barinisial JN oleh anggota Polres Kabupaten Bima, yang diduga terlibat perang antar kampung, yaitu Desa Waro dengan Desa Tangga Baru beberapa bulan lalu.
Atas kejadian penangkapan itu keluarga JN tidak terima dan melakukan pemblokiran jalan di Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, NTB. Selasa (19/01-21) sejak pukul 14.30 wita.
Pemblokiran terjadi menyebabkan jalan raya di Desa Tangga lumpuh total hingga kurang lebih satu kilo, tepatnya di Lintas Tente-Parado.
Hasil pantauan langsung media ini, sejumlah Polisi dan TNI di lokasi kejadian tampak berjaga-jaga.
Hingga berita ini diturunkan, Unsur Muspika Kecamatan Monta berusaha melakukan negosiasi dengan keluarga JN, namun pada awalnya tidak ada kesepakatan.
Dalam hal ini, Kapolsek Monta IPTU Takim, saat melakukan mediasi dengan keluarga JN meminta agar jalannya dibuka, dan tidak terpancing emosi.
Terkait persoalan yang terjadi, Kapolsek menyarankan agar pihak keluarga JN meminta penjelasan pihak penyidik polres Kabupaten Bima, “Mari sama-sama ke Polres minta penjelasan pihak penyidik” Papar Kapolsek
Sedangkan di tempat yang sama, Danramil Monta, Mayor Inf. Syaharuddin menyampaikan bahwa negara ini adalah negara hukum, oleh karena itu, lanjut Danramil, di setiap persoalan yang menyangkut hukum atau sosia masyarakat agar bisa diselesikan dengan baik.
Menurutnya, di dalam hidup bermasyarakat aksi pemblokiran jalan dianggap tidak baik, “Tentu itu menganggu masyarakat lain atas perbuatan yang tidak benar seperti ini” terang Mayor Inf. Syaharuddin,
Lebih lanjut, Danramil menjelaskan, bahwa didalam kemasyarakatan ada tokoh-tokoh, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta Kepala Desa, “Cobalah minta pendapat mereka kira-kira jalan terbaik itu bagaimana” tuturnya,
“Ketika ada persolan hukum, itu diselesaikan dengan upaya hukum juga, kepada pihak kepolisian sebagai penegak hukum” paparnya,
Hingga pukul 17.20 wita, upaya negosiasi pun berhasil dilakukan, dan jalan berhasil dibuka kembali.
Dengan kesepakan bersama, besok pihak keluar JN akan berupaya melakukan mediasi kepada penyidik polres yang didampingi oleh Muspika, baik itu dari Polsek, Danrami dan Camat Monta.
Proses membuka kembali jalan yang diblokiran berjalan dengan baik, dilakukan oleh Personel Polsek dan Danramil monta yang dibantu oleh warga sekitar. (Jr Iphul)

