Bima, Jeratntb.com – Sampai malam ini korban keracunan makanan yang ditangani puskesmas Monta mencapai 120 orang.

Semua pasien ini dengan gejala yang sama, mencret, muntah, sakit perut dan sakit kepala. Diantaranya ada juga yang diperbolehkan pulang.

Kepala PKM Monta dr Hj Wahyuni ditemui disela-sela menangani pasien menjelaskan. “Untuk sementara masih kita tangani dan ada yang direkomendasikan untuk dirawat di rumah. Sampai malam ini kondisi pasien makin membaik, mudah mudahan tidak sampai rujuk,” paparnya.

Tindakan medis yang dilakukan oleh petugas puskesmas yakni dengan memasang infus dan memberikan obat sesuai gejala yang ditunjukkan pasien.

Data yang berhasil dihimpun sampai pukul 20.09 wita Kamis (2/4-20) jumlah pasien desa Tolotangga sebanyak 38 orang terdiri dari 12 orang anak-anak dan ada 1 orang sedang hamil, Desa Tolouwi 35, waro 6 orang, Tangga baru 20 orang, Simpasai 3 orang, Sondo 4 orang, Pela 31 orang, Nontotera 6 orang dan desa Tangga 1 orang.

Diantara pasien terdapat satu orang putra dari crew Jerat NTB yang menjadi korban keracunan.

Sampai berita ini diturunkan suasana masih aman terkendali, hanya warga kerumunan yang tidak dapat dihindari, pihak PKM mengalami sedikit kesulitan menertibkan pengunjung.

Pada berita sebelumnya, korban keracunan yang diduga dari gado-gado yang dijual keliling ini awalnya hanya 30 orang, semakin sore jumlah terus bertambah hingga 120 orang. (Jr)

Mari berbagi artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here