Bima, Jeratntb.com – Pada kesempatan penyerahan bantuan 145 jt kepada Syafrudin pada minggu siang di kediaman korban RT 05 desa Sie.

Keluarga Syafrudin melalui Kades Sie Aman Munir, S.Sos menyampaikan terimakasih atas kontribusi seluruh dermawan melalui Gabim dan PMI. “Karena tidak hanya ini, beberapa bantuan kemanusiaan bahkan bantuan untuk pembangunan sarana ibadah,” ucap kades.

Kami sangat terbantu dengan adanya organisasi ini. “Beberapa kali kami disertakan saat penyaluran bantuan bantuan tersebut,” imbuhnya.

Wakil ketua DPRD Kabupaten Bima Yasin, S.Pdi dalam sambutanya menegaskan bahwa GABIM tidak berafiliansi dengan partai politik manapun. “Gabim ini murni gerakan kemanusiaan, adapun kehadiran sayab hari ini lebih pada kepengurusan, sebab sebelum menjadi dewan, saya juga pernah menjadi bagian dari TKI sehingga saya saat ini dipercaya sebagai dewan pembina Gabim eks BMI Bima Dompu,” akunya.

Yasin juga memaparkan bahwa diagendakan dalam program kerja Gabim akan membangun fasilitas untuk pembinaan calon tenaga kerja. “Selain wadah koordinasi juga sebagai wadah untuk pelatihan keterampilan dan bahasa.” Ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama kadis Disnakenstran kabupaten Bima, H Nasrullah mengaku bangga dan haru, karena lembaga ini konsisten membantu terus menerus. “Lembaga ini memiliki integritas dan sangat dipercaya. Belum saya temukan organisasi sesolid ini karena mampu membangun norma kepercayaan dan jaringan kerja” ucapnya.

Hal lain disampaikan. “Untuk sementara, calon pekerja migran indonesia sementara dihentikan. Bahkan banyak calon yang telah dipulangkan karena situasi saat ini dihadapkan dengan virus covid-19,” imbuhnya.

Sebelumnya ketua umum Gabim eks BMI Bima Dompu Syarifuddin, S.Sos dalam laporanya menyampaikan bahwa organisasi yang ia pimpin telah berbadan hukum dan tercatat di Kesbangpollinmas kabuapten Bima.

Syarif melaporkan bahwa dana yang diserahkan hari ini adalah dana bantuan daribl sisa pembiayaan dan pengobatan di Rumah Sakit Taiwan. “Bantuan ini dikirim dari Gabim dan PMI Taiwan dan Korea, langsung kami transfer ke rekening istri korban,” ucapnya.

Dana lain sebelumnya juga dimanfaatkan untuk membangun rumah korban. “Selain dana tersebut, Gabim Taiwan dan Hongkong membangunkan rumah untuk Syafrudin,” terangnya. (Jr)

Mari berbagi artikel ini


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here