Kabupaten Bima, JeratNTB.com– Anggota DPRD Kabupaten Bima dati Fraksi PDIP, M Taufan, SH menyoroti kerusakan jalan di Desa Kore Kecamatan Sanggar yang viral belakangan ini. Dia juga mengritik keras eksekutif dan khususnya dinas pelaksana proyek karena pekerjaan baru selesai satu bulan namun aspalnya sudah terkelupas pasca direndam banjir.
Menurutnya, secara teknis kondisi tersebut mengindikasikan adanya kegagalan struktural non-alamiah yang lebih relevan dikaitkan dengan mutu pelaksanaan pekerjaan dibandingkan faktor cuaca semata.
“Pengelupasan yang terjadi dalam waktu relatif singkat patut diduga berkaitan dengan tahapan persiapan permukaan, aplikasi tack coat, ketebalan lapisan overlay, serta pengendalian kualitas saat penghamparan,” ujarnya, Selasa (24/2/26) Pagi tadi.
Ia menjelaskan bahwa apabila sebelum penghamparan permukaan beton tidak dibersihkan secara optimal, masih terdapat debu atau lumpur, permukaan dalam kondisi basah, maupun tack coat diaplikasikan tidak merata, maka daya lekat antar lapisan menjadi lemah. Akibatnya, saat menerima beban lalu lintas dan paparan air, lapisan aspal mudah terkelupas.
Lebih lanjut Tofan sapaanya, telah meminta dinas teknis serta pihak penyedia jasa untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan, mengingat pekerjaan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan.
“Kualitas infrastruktur publik harus menjadi prioritas utama, sehingga setiap pekerjaan wajib dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan standar pengendalian mutu yang berlaku,” tutupnya. (Ages)






