Kodam XXX/Rinambora Definitif Terbentuk, Butuh 7.000 Personel Usia Daftar TNI Naik Jadi 26 Tahun

Loteng, Jeratntb.com – Kodam XXX/Rinambora secara definitif telah terbentuk. Meski demikian, struktur kelembagaan dan personalia masih dalam tahap persiapan.
‎
‎Sebagai Kodam baru, kebutuhan personelnya sangat besar, mencapai 7.000 orang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kodam Rinambora mulai melakukan rekrutmen prajurit baru, selain penempatan personel yang sudah ada.
‎
‎Kepala Staf Korem (Kasrem) 162/Wira Bhakti Kolonel Inf. I Made Alit Yudana mengatakan, rekrutmen dilakukan melalui Kodim jajaran di wilayah NTB untuk jenjang Tamtama, Bintara dan Perwira.
‎
‎Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi awak media di Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (15/10/2026).
‎
‎”Besarnya kebutuhan personel ini menjadi kesempatan berharga bagi warga NTB untuk bergabung menjadi prajurit TNI dengan penempatan langsung di wilayah Kodam Rinambora,” ujar Alit Yudana.
‎
‎Ia menambahkan, peluang diterima semakin besar karena batas usia pendaftaran kini diperpanjang menjadi 26 tahun.
‎
‎”Selain jumlah yang diterima cukup besar, dari sisi syarat usia sekarang ditambah menjadi 26 tahun. Jadi peluang untuk diterima jauh lebih besar,” sebutnya.
‎
‎Untuk mekanisme rekrutmen, pihaknya mengupayakan dilakukan sekaligus. Namun tidak menutup kemungkinan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi yang ada.
‎
‎”Nanti akan dilihat, apakah bisa sekaligus atau bertahap rekrutmennya,” ujarnya.
‎
‎Terkait lokasi pembangunan Markas Kodam Rinambora, Alit Yudana mengaku hingga saat ini belum ditentukan. Meski sudah ada beberapa lokasi yang diusulkan, termasuk di wilayah Lombok Tengah.
‎
‎Salah satu lokasi yang diusulkan berada di wilayah menuju Kuta Mandalika. Luas lahan sudah memenuhi kriteria minimal 50 hektare, namun kondisi lahan yang berbukit membuat belum diputuskan.
‎
‎”Kalau luas lahannya sudah memenuhi kriteria minimal 50 hektare. Namun karena kondisi lahannya yang berada di wilayah perbukitan, sehingga sampai saat ini belum diputuskan,” imbuhnya.
‎
‎Pihaknya sangat terbuka dengan usulan lokasi pembangunan markas, asal memenuhi kriteria yang ditentukan. Selain luas lahan, lokasi idealnya dekat dengan pusat pemerintahan dan fasilitas transportasi udara.
‎
‎”Nanti semua usulan lokasi yang masuk akan dicek kelayakannya,” tandas Made Alit. (*)

Pos terkait