Soal Penggunaan Ambulance Desa, Ini Penjelasan Kades Oi’Tui

Bima, Jeratntb.com –  Guna memenuhi kebutuhan warga masyarakat di bidang kesehatan, Pemerintah Desa Oi’Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima membeli mobil ambulance untuk melayani keperluan warga dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020, yang juga merupakan salah satu Visi-misinya. Armada ambulance siap siaga 24 jam itu sudah mengantar jemput warga selama 76 kali baik di puskesmas maupun di Rumah Sakit Umum. Sabtu, ( 20/03/2021).

Kepala Desa Oi’Tui Sudirman Yussuf
menjelaskan, pelayanan ambulance diberikan secara gratis. Warga setempat yang butuh berobat, baik itu dalam keadaan darurat atau untuk rawat jalan ke rumah sakit tidak repot lagi menunggu ambulance dari Puskesmas. Oleh sebab itu, fasilitas ambulance desa ini disediakan untuk mempercepat pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Desa Oi’Tui selama 24 jam non stop.

“Armada ini selalu siaga 24 jam non stop dalam kondisi darurat apapun yang terjadi di lingkungan masyarakat sakit, kecelakaan, melahirkan dan sebagainya, bagi siapa saja masyarakat oitui yang memerlukan armada ini untuk berobat diwajibkan untuk siap pakai,” terangnya

Dikatakannya, sejauh ini kita belum membuat peraturan desa tentang pengelolaan ambulance tersebut, juga pihaknya mengatakan tentang pembiayaan dan drivernya ia harus memakai tenaga dan anggaran sendiri tanpa menguras keberadaan Anggaran Dana Desa. Hal ini semata-mata bentuk tanggung jawab nya sebagai pemerintah yang memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan membuat peraturan desa tentang pengelolaan dan perawatan ambulance. untuk sementara ini saya harus mengeluarkan biaya pribadi untuk isi BBM sekaligus menjadi drivernya.” ucap kades yang sering memberikan santunan kepada Lansia di desa setempat.

Disinggung mengenai kritikan beberapa masyarakat yang beredar di media sosial (FB) mereka menilai bahwa kepala desa menggunakan ambulance secara pribadi. Pihaknya menanggapi, terkait dengan anggapan itu tidak benar.

Dirinya mengatakan. Wajarlah sekali-kali Kami menggunaan armada ambulance itu untuk keperluan Pemerintahan pulang pergi Kota Bima apalagi di musim hujan seperti ini. Oleh sebab itu, masalah kritikan beberapa Masyarakat Setempat pihaknya menganggap wajar karena ini negara demokrasi, jadi pasti ada pro dan kontra.

” Menurut saya kalau ada oknum-oknum yg kurang puas dengan pelayanan pemerintah desa ini alangkah lebih bijak mereka datang kekantor desa agar didiskusikan. Ayo duduk bersama biar semuanya Klir dan tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan dan dikhawatirkan menjadi fitnah, saya siap menjelaskan terkait dengan cara penggunaan ambulance desa tersebut.” tegasnya.

Salah satu warga Desa Oi’Tui yang tidak mau disebutkan namanya mengaku senang atas keberadaan ambulance tersebut. Hal ini lantaran keberadaan ambulance itu memudahkan warga dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang cepat.

“Sejak adanya ambulance desa ini masyarakat tidak lagi kesulitan mencari kendaraan saat akan membawa saudaranya yang sakit atau akan melahirkan ke puskesmas dan rumah sakit. Alhamdulillah sangat membantu kami. Sebagai Masyarakat Oitui kami berterima kasih kepada Kepala Desa dan aparatur desa atas pengadaan mobil ambulance tersebut,” pungkasnya. (jr. Sidon Wera)

Pos terkait