Kota Bima, Jeratntb.com – Berangkat dari viralnya berita pernikahan seorang kakek dengan seorang wanita cantik diketahui bernama Mega (38) di media sosial dan menuai banyak kritikan dan pertanyaan dari kalangan masyarakat, Tim Media Jerat NTB pada Rabu (25/8) sore sekitar pukul 17:25 wita hingga pada siang hari ini Kamis (26/8) lakukan identifikasi dan klarifikasi atas kejadian pernikahan yang dianggap tidak wajar tersebut.
Informasi awal dari pengurus BLSU “Meci Angi” Kota Bima bahwa si Mega sebelum berita pernikahannya beredar di media pernah tinggal di Pantai Jompo bersama ibu kandungnya.
Sebelum di BLSU, lanjut sumber yang enggan disebutkan namanya, Mega pernah dirawat di Mataram karena mengalami keterbelakangan mental yang diidentifikasi akibat depresi berat.
Setelah berobat di Mataram kurang lebih 2 bulan, Mega dipulangkan dan tinggal bersama ibunya di BLSU namun dengan catatan harus tetap mengkonsumsi obat. “Awal-awal tinggal bersama ibunya di BLSU, Mega melewati hidup normal layaknya manusia normal lainnya, rajin beribadah dan komunikatif, tetapi setelah obatnya habis, penyakitnya kembali kambuh”, ungkap sumber.
Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, akhirnya Mega dijemput oleh pihak keluarga. “Dan setelah sekian lama tiba-tiba saja dengar kabarnya menikah dengan seorang kakek”, ucapnya.
Memastikan informasi tersebut, tim media inipun kembali menggali informasi dari Lembaga Koalisi Perempuan dan Anak wilayah Kota Bima dan Pemerhati Sosial yang tadi pagi berkunjung dan menemui ibu kandung Bunga di BLSU Meci Angi Kota Bima.
“Iya benar, di akui oleh ibunya bahwa anak perempuannya itu (Mega) memiliki keterbelakangan mental akibat depresi berat atas kejadian yang dialaminya beberapa tahun lalu”, kata pemerhati sosial Meri Suryanti.
Dan ibunya berharap agar Mega bisa dibawa kembali ke BLSU untuk tinggal bersama-sama lagi. “Ibunya sangat menginginkan anaknya kembali ke BLSU untuk tinggal bersama dengannya, sebab semenjak jauh dengan anaknya, si ibu berubah jadi pendiam dan suka murung”. Terangnya.
Sementara informasi lain yang didapat oleh tim media ini bahwa Mega akan dibawa kembali ke Mataram untuk berobat oleh Rumah Aspirasi Dompu bersama lembaga pemerhati sosial lainnya. (Jr QQ)
