Bima, Jeratntb.com – Seorang wartawan media Sergap bernama Harmoko mengaku mendapat ancaman dari Kapten Inf. Ibrahim Wadanramil Monta melalui pesan WhatsApp
Ancaman tersebut berbunyi “hapus yg kamu aplop di fb jgn cari masalah dgn TNI dan TNI tidak ada masalah dgn kamu kamu bermasalah dgn pemda hapus segera” yang dikirim pada hari Rabu (5-2/25) dari nomor yang diketahui itu milik Wadanramil Monta.
Karena menerima pesan ini Harmoko mengaku dirinya tidak dapat menjalankan tugas secara maksimal karena merasa keselamatannya terancam.
Pengakuan Harmoko ancaman tersebut ditujukan kepada dirinya karena sederet status di akun facebook ‘Harmoko’ miliknya yang mengekspresikan sejumlah keluhan dan memohon perlindungan serta rasa keadilan dengan harapan dilihat dan didengar oleh presiden RI.
Di tempat yang berbeda Marwan ketua Serikat Pers Reformasi Nasional (Sepernas) mengecam sikap arogansi yang ditunjukkan oleh aparat negara sekelas Wadanramil. “Mereka yang seharusnya menjadi pelopor dalam memberikan rasa aman serta mengayomi justru bersikap arogan dan anti kritik,” ketusnya.
“Lantas bagaimana kami sebagai masyarakat dapat mengandalkan mereka jika watak pemimpinnya seperti ini. Kami jurnalis adalah salah satu komponen penting dari empat pilar negara ini, ingat itu.” Kecam Marwan
Menanggapi ini, Kap. Inf. Ibrahim Wadanramil Monta dikonfirmasi via phon menjelaska, “sy suruh dia hapus karena itu fitna pak apa yg pak harmoko firalkan tidak sesuai dgn fakta lapangan,” bebernya.
Ibrahim juga menegaskan, “itu fitnah skrg sdr harmoko dgn sdr. amir lagi rapat dgn kami Tni dan pemda utk meluruskan masalah ini,” pungkas Wadan. (Jr)
