Bima, Jeratntb.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bima berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi zakat di masyarakat guna mengoptimalkan potensi pendapatan Dana Zakat yang lebih besar pada tahun 2027.
Wakil Ketua IV, Wahidin, S.HI, menyatakan bahwa kurangnya literasi lanjutan tentang zakat masih menjadi tantangan dalam optimalisasi pengumpulan zakat. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Bima agar semakin meningkatkan pembayaran zakat.
Lebih lanjut, sebagai pejabat baru Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Bima, ia bersama pimpinan lainnya akan rutin turun ke masyarakat Kabupaten Bima untuk mensosialisasikan cara pembayaran zakat yang lebih mudah dan cepat.
”Kami terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap membayar zakat,” ujarnya pada Selasa (13/10/26) siang.
Di lokasi yang sama, Wakil Ketua III, Drs. H. Fahrir, menyatakan akan memberdayakan UPZ-UPZ Baznas Desa dalam meningkatkan pembayaran zakat oleh warga.
Selain itu, Baznas yang baru dilantik ini akan menerapkan kebijakan bagi warga yang memiliki tanah seluas 50 are untuk diwajibkan membayar zakat tambahan sebagai sasaran sosialisasi zakat wajib.
Ia menambahkan, tujuan zakat adalah pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, akan dilakukan pengecekan di desa-desa penerima Dana Zakat untuk memastikan kelayakannya.
”Distribusi Dana Zakat harus melalui observasi kembali agar tepat sasaran,” ujarnya.
Selain itu, untuk pemberdayaan ekonomi, ia akan mengarahkan alokasi anggaran pembayaran zakat untuk usaha kecil dan menengah (UKM).
”Kami akan lebih memprioritaskan pemberdayaan warga, sehingga terjadi perubahan dari penerima zakat menjadi pemberi zakat,” tutupnya. (Jr Ages)
Tingkatkan Literasi Zakat, Baznas Kabupaten Bima Target Optimalisasi Pendapatan 2027






