Peradaban Yang Maju Adalah Mereka Yang Memulainya Dengan Membangun Fasilitas Ilmu Pengetahuan

Penulis : Moh. Zaky Aminy, ST., M. Pd

Kota Bima, Jeratntb.com – Kita tau era keemasan Yunani, Islam, sampai Eropa, seluruhnya membangun fasilitas pendidikan sebagai penopang utama eksistensi mereka menguasai dunia. Sekolah-sekolah dibangun, perguruan tinggi dibuka, perpustakaan disediakan untuk memfasilitasi para “penggila” ilmu pengetahuan.

Pada era keemasan ini penguasa-penguasa saat itu memberikan keistimewaan kepada penduduknya yang mau menempuh pendidikan, bahkan ditempatkan pada posisi terhormat.

Dengan seluruh fasilitas dan keistimewaan yang diberikan maka para ilmuwan mulai membuat pembukuan atas karya-karyanya, lahirlah ilmu pengetahuan yang bernama Filsafat yang turunannya adalah ilmu pengetahuan berupa Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Kedokteran, dan lain-lain sampai dengan ilmu Admistrasi Kerajaan/Negara, ilmu Militer yang kita kenal sampai sekarang.

Siapapun penguasanya, dari era kerajaan sampai dengan era sekarang bahwa membangun masjid/tempat ibadah, gedung-gedung, jalan raya, taman hanyalah sebagai simbol dan itu hal biasa. Namun kejayaan peradaban jika penguasa paham bahwa eksistensi atau nilai intelektual, emosional dan moralitas bersumber dari ilmu pengetahuan.

Tetapi sayangnya masyarakat sekarang lebih melihat keberhasilan dari seorang pemimpin dari jalan raya yang mulus, gedung mewah, taman indah, atau bahkan tempat ibadah yang megah, atau mungkin seringnya bantuan sosial yang turun. Memang hal itu bagus jika dipandang dari sisi pencitraaan politik tetapi bernilai “kecil” untuk peradaban jangka panjang.
Atau mungkin masyarakat kita saat ini lebih lapar perutnya dibandingkan lapar otaknya.

Wallahu’alam

Pos terkait