Kota Bima, Jeratntb.com – Bermula dari area tambak di lingkungan Binabaru RT 12 kelurahan Dara kecamatan Rasanae Barat Kota Bima yang sudah dibuka untuk pemukiman warga di tahun 2008, pada tahun 2012, TPA Haji Sukri mulai berdiri.
Mulanya, kegiatan mengaji hanya untuk keluarga besar Haji Sukri hingga akhirnya di tahun 2021 ini tercatat sebanyak 60 anak di lingkungan Binabaru terdaftar menjadi santri dan ada 3 ustadz sebagai pengajar.
Kegiatan mengaji dilakukan setiap hari, mulai habis Maghrib hingga datang waktunya sholat Isya’. Libur hanya saat hari Ramadhan saja. Mayoritas para santri berusia sekolah TK, SD dan SMP.
Sebagai bentuk penghargaan, Perwakilan Yayasan Kabua Dana Rasa (KADAR) Indonesia melalui perwakilannya KADAR Bima menyerahkan hadiah paket untuk guru ngaji. Jum’at (20/8)
“Hadiah ini sebagai bentuk penghargaan bagi para guru ngaji atas dedikasinya dalam membina dan membentuk generasi yang islami”. Ucap Ketua KADAR Bima yang akrab disapa Andank. (Jr QQ)
