Pendamping PKH Teke Kumpulkan dan Pegang Kartu ATM KPM, Modus ?

Bima, Jeratntb. com – Ada dugaan penyimpangan pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) kembali terjadi di Desa Teke Kecamatan Palibelo dengan modus pendamping PKH Desa Teke menyuruh ketua kelompok agar kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) harus diserahkan kepada petugas pendamping, padahal selain untuk pencairan dana PKH, kartu ATM tersebut sebagai transaksi untuk kepentingan lain.

“Benar saya mengumpulkan kartu ATM KPM, karena disuruh oleh pendamping dan ATM KPM itu langsung kami kasih ke dia,” Ujar ketua kelompok KPM yang tidak mau disebutkan namanya saat dikonfirmasi lewat telepon Selasa, (16/11/21).

Pada saat pencairan di briling ada pemotongan 10 ribu lalu uang itu langsung dikasih oleh pendamping setempat.

Hal yang sama juga disampaikan salah satu KPM, ia mengaku sangat ketakutan saat mendapat penjelasan terkesan intimidasi dari petugas pedamping PKH desa Teke itu. “Mau tidak mau kita harus berikan ATM kita,” ujar dia.

Lanjut dia, selama ini kartu dipegang sendiri namun dengan kehadiran pendamping yang baru ini ATM KPM dikumpulkan . “Dulu ada Briling orang Teke untuk pencairan uang kita tapi sekarang sudah tidak lagi,” Ujarnya.

Sementara Kordinator PKH Kabupaten Bima Fitra menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh pendamping PKH desa Teke tersebut demi untuk memudahkan pelayanan KPM.
“Tidak ada niatan yang lain anggota saya untuk mengambil ATM KPM melainkan itu memudahkan KPM walaupun itu dilarang oleh kode etik Pendamping PKH” Ujar dia.

Kata dia, anggotanya sudah mengaku salah dengan perbuatannya apa yang dia lakukan itu hanya miskomunikasi. “Contohnya di kecamatan Langgudu pencairan itu dilakukan oleh pendamping karena lokasinya itu jauh dari agen, di Langgudu kita cairkan langsung ke bank,” Ujar dia. (Ages)

Pos terkait