Kota Bima, Jeratntb.com – Sebagai salah satu lembaga yang telah memfokuskan pekerjaannya pada kebencanaan sejak tahun 2010, LP2DER mencoba untuk ikut berperan dengan melakukan kegiatan rapat koordinasi pemerintah lintas sektoral Kota Bima dan Kabupaten sebagai media koordinasi dan komunikasi lintas wilayah di Kota Bima dan Kabupaten Bima terkait pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim.
Kegiatan rakor dengan menggunakan metode partisipatif dalam bentuk pemaparan program ICDRC dan Program Kebencanaan serta diskusi ini melibatkan peserta dari perwakilan organisasi perangkat daerah Kota Bima dan Kabupaten Bima, Perguruan Tinggi, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) serta beberapa lembaga lainnya dilaksanakan pada pagi hari ini Kamis (23/12) di ruang pertemuan Hotel Marina Inn Kota Bima. Sementara hadir sebagai narasumber Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima dan Kabupaten Bima dan Kepala BMKG Sultan Muhammad Salahudin Bima.
Dalam penyampaiannya, Direktur LP2DER, Ir. Bambang, mengatakan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah membangun pemahaman bersama bahwa Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan Adaptasi Perubahan Iklim (API) menjadi issue penting dalam perencanaan program OPD dan Stakeholder lainnya.
Dalam dua bulan terakhir, tambahnya, kejadian banjir di wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima memberikan dampak terhadap kehidupan sosial masyarakat, pelaku UMKM lokal mengalami kerugian ekonomi dan infrastruktur jembatan dan talug terputus, dan kejadian seperti ini selalu berulang setiap kali terjadi banjir.
“Semoga lewat kegiatan ini, lahir strategi penerapan program pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim pada masing-masing OPD dan stakeholder lainnya”. Katanya. (Jr QQ)
