Terkait Tudingan Warga Soal Proyek Waskita, ini Tanggapannya

Bima, Jeratntb.com – Terkait tudingan warga soal Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bangunan Pengendalian Banjir PT. Waskita Karya yang diduga asal-asalan, karena ditemukan keretakan saat proses pekerjaan masih berjalan.

Hal itu dibantah oleh pihak waskita karya, Wallen, selaku site manager Waskita menyatakan, pihaknya mengerjakan proyek pemasangan batu kali sesuai spesifikasi tekhnis, “yang jelas para pekerja di lapangan mengerjakan sesuai spesifikasi, dan tentunya selalu dalam pengawalan pengawas,” jelas Wallen pada media ini, kamis (20/10/2022).

Perihal kerusakan seperti temuan di lapangan, katanya akan diperbaiki,” tentu kami perbaiki, ini juga proyek sedang berjalan,” terangnya.

Jelas Wallen, untuk saat ini masih fokus pada pekerjaan yang belum selesai sama sekali, dan untuk persoalan perbaikan akan dikerjakan oleh mandor, yakni sesuai arahan pihak waskita karya dan konsultan.

“Tidak serta-merta kita langsung meninggalkan pekerjaan yang sedang berjalan,” ungkapnya.

Mengenai proses perbaikan apakah akan dibongkar atau hanya ditambal sulam, katanya, tergantung dari kerusakan dan sesuai arahan konsultan.

Seperti pekerjaan di desa Simpasai Monta, sisi kanan hampir rampung, namun sisi kiri belum sama sekali, “yang pasti setiap ada kerusakan pasti diperbaiki namun tidak sekarang,” bebernya.

Hal senada disampaikan oleh Fahmi bagian tekhnis Waskita Karya, pekerjaan di lapangan tentu ada pengawasnya, “pengawas dibagi dua, pengawas dari konsultan dan pengawas direksi,” jelas Fahmi.

Tak haya mengenai kualitas kerja, namun mengenai pembebasan lahan seperti pemberitaan sebelumnya juga dibantah oleh pihak Waskita Karya.

Dikatakannya bahwa mengenai Pembebasan lahan bukan tanggung jawab pihak Waskita, melainkan pihak PUPR BWS.

Selain itu menurutnya telah dilakukan sosialisasi di Kantor Camat setempat, “saat itu juga kami hadirkan Kadesnya,” terang Wallen.

“Lebih bagus tanyakan kadesnya saja mengenai pembebasan lahan, dan siapa saja yang punya lahan di situ” tegasnya. (Jr Iphul).

Pos terkait