
Bima, Jeratntb.com – Acara Tasyakuran dalam rangka selesainya pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aisyah Sakuru yang diselenggarakan di Dapur SPPG Aisyah, Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, pada hari Senin (23/03/2026).
Acara dihadiri oleh Camat Monta Abbas SE, Korwil Monta Bahtiar S. Pd, Kades Sakuru Suharto, S. Pd, Bhabinkamtibmas Aipda Dedi H.S, Ketua Pengurus SPPG Aisyah Sakuru Monta, H. Arsyad Madjid, SE, serta mitra dan rekan-rekan relawan SPPG Aisyah Sakuru Monta, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam sambutannya yang berkesan, Ketua Pengurus Dapur SPPG Aisyah Sakuru Monta H. Arsyad Madjid, dengan penuh semangat dan kehormatan menyampaikan apresiasi tinggi kepada muspika serta rekan-rekan mitra yang bersedia meluangkan waktunya untuk berpartisipasi dalam acara syukuran ini.
Beliau dengan jelas menggambarkan bahwa kegiatan tersebut bukanlah sebuah acara launching, tetapi lebih kepada ungkapan rasa syukur atas keberhasilan yang telah dicapai pembangunan dapur SPPG Aisyah Sakuru.
”Kami masih menunggu surat keputusan dan BGN, sehingga belum dapat menentukan siapa yang akan memimpin SPPG Aisyah Sakuru Monta,” demikian ungkap H. Arsyad.
Syukuran ini memastikan kesiapan operasional dapur, dan komitmen mendukung program prioritas presiden Prabowo Subianto dengan sasaran mulai dari ibu hamil, balita, anak sekolah tingkat PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA.
Dengan penuh semangat, beliau mengajak semua pihak yang hadir untuk bersama-sama menjaga program Makanan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan harapan bersama.
H. Arsyad mengingatkan kembali bahwa sejak tahun 1999, dirinya telah berperan sebagai sarjana pendamping pedesaan di Kecamatan Monta, dan meski berpengalaman di berbagai kecamatan lainnya, saat ini beliau kembali untuk mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Pengurus Dapur MBG.
Melalui kesempatan ini, Ia menekankan pentingnya komitmen semua pihak dalam menjaga kelancaran penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis ini yang merupakan strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak bangsa.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Sakuru, Suharto S. Pd, dengan penuh semangat dan tekad, dalam sambutannya yang tulus dan sarat harapan, menyampaikan permohonan kerja sama dari semua pihak agar program ini tidak hanya dapat terlaksana tetapi juga dapat tercapai sesuai harapan bersama.
“Kami siap mendukung sepenuhnya dan menjaga agar program MBG di Desa Sakuru bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana,” ujarnya sembari memberikan semangat optimis.
Dalam kesempatan itu, Suharto turut menekankan pentingnya peran petugas atau relawan SPPG sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan program.
Kades Sakuru menggambarkan betapa vitalnya kontribusi mereka, layaknya mesin penggerak yang sedikit pun tidak boleh berhenti bekerja. Salah satu contoh yang jelas adalah ketika menghindari memasukkan buah busuk ke dalam dapur SPPG karena tindakan tersebut dapat berdampak buruk pada kualitas dan operasional dapur.
“meskipun ketua umum mungkin tidak mengetahui kejadian tersebut secara langsung, namun dampaknya yang negatif tetap akan terasa oleh semua pihak yang terlibat,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Monta, Abbas, SE,. menyatakan harapannya agar program yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto ini dapat berjalan dengan lancar dan terus berkelanjutan untuk waktu yang lama.
Dalam pernyataannya, Abbas menekankan betapa pentingnya menjaga mutu kualitas dari program tersebut, serta memastikan bahwa tujuan program tetap sasaran.
Program ini dianggap sebagai upaya kolektif dalam memastikan bahwa inisiatif makanan bergizi gratis ini dapat berfungsi dengan baik.
Abbas dengan optimis berharap agar semuanya dapat berjalan sesuai rencana dan mencapai harapan-harapan yang telah ditetapkan sebelumnya, dalam rangka memberikan manfaat maksimal kepada generasi bangsa kuat dan berkualitas. ( Jr Iphul).

