Sejumlah Jama’ah Eks Ijtima Dompu Protes Pelayanan Lokasi Karantina

Dompu, Jeratntb.com – Sekitar 24 anggota Jama’ah Tabligh Eks Ijtima Asia 2020 Propinsi Sulsel (Gowa Makasar) yang dikarantina di Rumah Sakit Pratama Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, melakukan aksi protes karena pelayanan di lokasi karantina dinilai tidak maksimal.

Akibatnya, aksi protes yang terjadi Rabu (22/4-20) sekitar pukul 11.30 Wita tersebut mengakibatkan pintu pembatas ruangan rusak.

Informasi tersebut setelah Direktur Rumah Sakit, dokter Husni Mubarak meminta bantuan terhadap pihak aparat Polri-TNI,

Beberapa menit kemudian anggota Polsek dan anggota Koramil Manggelewa langsung menuju Rumah Sakit Pratama. Setibanya di TKP Danramil Manggelewa dan Kanit IK Polsek Manggelewa langsung menemui Jama’ah Tabligh guna mempertanyakan permasalahan sehingga terjadinya keributan.

Adapun Penyampaian atau aspirasi perwakilan dari Jama’ah Tabligh meminta agar pihak Pemerintah Kabupaten Dompu bisa hadir untuk temui mereka.

Dalam hal itu Bupati atau Ketua DPRD Kabupaten Dompu untuk mendengar aspirasi atau keluhan para Jama’ah Tabliqh “Kami sudah melayangkan surat ke bupati Dompu dan surat yang kami layangkan sampai hari ini belum dipenuhi oleh pihak pemerintah Dompu” Keluh Para Jama’ah Tabliqh,

Selain itu mereka meminta agar diperhatikan dengan baik. “Kami tidak mau ditampung seperti ini karena tempat ini tdak cukup buat kami karna terlalu banyak Jama’ah Tabliqh yang ditampung sehingga kami tidak berleluasa”. Katanya,

Mereka meminta agar ditempatkan 1 atau 2 orang saja dalam satu ruangan, bukan ditampung seperti ini. “Kami semua belum tentu positif Covid 19 namun kekhawatirannya jika ada satu diantara kami terjangkit, apa ini tidak bedanya denga sengaja menyebar virus itu kepada yang lain,” ucapnya

Setelah mendengar apa yang menjadi keluhan atau aspirasi dari para Jama’ah Tabliqh, Danramil Manggelewa langsung menyampaikan hal itu kepada Bupati Dompu.

“Untuk sementara bapak bapak harun menahan diri sembari menunggu hasil koordinasi kami dengan Bupati, aspirasi ini akan segera kami sampaikan,” Jelas Danramil melalui realis Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah.

Hasil komunikasi Danramil Manggelewa dengan Bupati Dompu bahwa Bupati Dompu akan segera menemui jamaah usai rapat tingkat muspida.

Mendengar itu para Jama’ah dapat tenang dan berseru “Allahu Akbar”dan setelah itu para Jama’ah kembali ke ruangan untuk persiapan melaksanakan sholat Zuhur berjama’ah.

Kapolsek Manggelewa IPDA Redho Ruzki Pratama, S.Tr.K saat itu langsung menemui Direktur Rumah Sakit Pratama Manggelewa, dan bertemu langsung Dokter Husni Mubarak terkait insiden di lokasi karantina.

Untuk sementara situasi di Rumah Sakit Pratama Manggelewa pasca keributan dalam keadaan aman dan kondusif dan kegiatan akan dilanjutkan dengan pengambilan Swab terhadap 24 orang pasien yang Reaktif oleh pihak Laboratorium Kesehatan Kabupaten Dompu. (Iphul)

Pos terkait