Dihadiri Walikota, Ketua Forum K2 Buka dan Tutup Sambutan Dengan Pantun

Kota Bima, Jeratntb.com – Forum Kelurahan dan Kecamatan (F-K2) Kota Bima laksanakan do’a syukuran dan silaturahim pada Kamis 10 Desember 2020 bertempat di Aula kantor Kecamatan Mpunda.

Acara yang dimulai jam 10:00 wita dengan melibatkan Honorer K2 Se-Kecamatan Mpunda ini juga dihadiri oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE didampingi Staf Ahli, Sekretaris BKPSDM Kota Bima, Camat beserta Sekcam dan seluruh Lurah se-Kecamatan Mpunda

Ketua Forum K2 Mulyadin, S.Sos memulai sambutannya dengan pantun yang berbunyi “Dari Jakarta ke Kota Bima, Singgah sebentar makan durian, Bagaimana Honor K2 tidak bahagia, Bisa bertemu Wali Kota perubahan”.

Lanjutnya, agenda ini sudah lama direncanakan yakni sejak 6-7 bulan yg lalu, terhitung sejak mulai diterimanya insentif K2 Kelurahan/Kecamatan. Sementara untuk pendanaan kegiatan, murni dengan mengandalkan uang sumbangan dari seluruh ex-K2 Se-Kecamatan Mpunda Dan dibantu oleh pihak kecamatan Mpunda melalui Sekcam Mpunda Syahrial Nuryadin, S.IP. MM yang telah meminjamkan alat transportasi untuk kelancaran acara.

Ditambahkannya, acara ini digelar sebagai wujud syukur kepada Allah SWT dan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada pemerintah kota Bima atas telah dibayarkannya uang insentif tenaga honorer eks-K2 Kelurahan/Kecamatan se-Kota Bima.

Dalam kesempatannya, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE memberikan apresiasi atas acara yang diadakan para tenaga Honor dan memberikan motivasi dan edukasi terkait dengan eksistensi dan dinamika tenaga honorer.

H.M Lutfi juga menegaskan kepada Lurah dan Camat agar tidak lagi ada penambahan pegawai sukarela di tiap kelurahan, karena bisa menyebabkan anggaran belanja pegawai semakin membengkak.
“Cukup tenaga honorer yang ada saja, jangan sampai ada penambahan karena jumlah honorer yang ada saja sudah banyak dan anggaran belanja pegawai kita semakin membengkak,,” ujarnya.

Kaitan dengan beberapa permintaan dan usulan dari eks-K2 yang diantaranya menaikan nilai insentif, pengadaan seragam hitam putih khusus tenaga honor, formasi khusus tenaga teknis/administrasi untuk perekrutan Pegawai P3K yg rencananya tahun depan akan ada perekrutan dengan jumlah kuota daerah sebanyak 1.002.616. Ditanggapinya bahwa usulan tersebut menjadi atensi khusus.

“Saya akan berusaha mengakomodir hal itu dan khusus masalah P3K akan segera menyurati pihak kementerian dan berusaha lewat jalur asosiasi sesama Kepala Daerah untuk bersama-sama mengupayakan usulan agar formasi tenaga teknis dan administrasi bisa diakomodir,” ungkapnya.

Diakhir acara Mulyadin kembali menutup dengan pantun “Buka Kembali Jalur Kereta Api, Tiketnya online bisa dibeli, Itulah dia H. Muhammad Lutfi, Jadi Walikota harus dua kali”.

Pos terkait