SMAN 2 Monta Terima 8 Mahasiswa STKIP Tamsis Lakukan PPL-KKN

Bima, Jeratntb.com – Penyerahan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan dan Kuliah Kerja nyata (PPL-KKN) Terpadu Angkatan ke V Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima (STKIP TAMSIS) Bima Semster Genap Tahun Ajaran 2021/2022 disambut baik Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Monta (SMAN 2 Monta) Kamis, (5/8/2021).

Berlangsung di ruang Kepala Sekolah mahasiswa PPL -KKN diserahkan langsung oleh dosen pembimbing lapangan Suherman M.Pd, Nazamuddin, S.Pd selaku kepala sekolah.

Dalam sambutannya, Nazamuddin, S.Pd mengatakan, dengan senang hati menerima mahasiswa (PPL-KKN) Terpadu angkatan ke V dan berharap mahasiswa yang di tempatkan di lokasi sekolah ini dapat pengalaman yang berkesan dan berharga dari SMA Negeri 2 Monta.

“Saya dengan ikhlas dan senang hati menerima mahasiswa praktik pengalaman lapangan dan Kuliah Kerja nyata dari Universitas STKIP Tamsis Bima di sekolah kami. Semoga para mahasiswa nantinya dapat banyak pengalaman yang berkesan dan berharga dari sini,” katanya.

Sementara itu Suherman, M.Pd., selaku Dosen pembimbing menuturkan (PPL-KKN) di SMA Negeri 2 Monta oleh 8 mahasiswa terdiri dari 6 orang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan 3 orang@ Mahasiswa Program Studi Pendididkan Olahraga dan Kesehatan (Penjaskesrek)

“Praktik Pengalaman Lapangan sekaligus kuliah kerja nyata Terpadu ke V di tengah pandemi covid 19 yang dilaksanakan mahasiswa STKIP Tamsis ini dilaksanakan selama dua bulan, dan kegiatan ini akan dilaksanakan tanggal 3 Agustus dan berakhir pada 3 Oktober 2021,” tuturnya.

Lanjutnya, PPL-KKN terpadu merupakan kegiatan kurikulum untuk membimbing dan melatih mahasiswa sebagai calon guru dalam upaya membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis, sehingga memiliki kemampuan profesional dibidangnya sebagai pengajar dan mengabdi pada masyarakat.

“PPL-KKN bertujuan agar terbentuknya pribadi calon pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap yang cakap dan tepat dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran dalam menimbang ilmu,” lanjutnya.

Nazamuddin., berharap mahasiswa tidak hanya fokus pada mengajar saja, tapi harus berinovasi dalam kegiatan ekstrakurikuler siswa dan tata kelola perpustakaan.

“Menjadi mahasiswa tidak hanya fokus mengajak tapi juga berinovasi dalam segala hal seperti ekstrakurikuler atau pengelolaan perpustakaan. selain itu juga harus menerapkan emapt kompetensi guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian untuk jadi guru berkualitas,”, tutupnya.(Pjm)

Pos terkait