Bima, Jeratntb.com – Kamis (13/11/2021), Ratusan petani bawang merah Se – Kecamatan Belo menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Bima.
Aksi itu menuntut perhatian Pemda Kabupaten Bima dengan anjloknya harga bawang merah belakangan ini, didukung lagi dengan biaya produksi yang terus melejit sehingga para petani bawang merah tahun ini merugi.
Falen salah satu perwakilan menuding pemerintah daerah kabupaten Bima tidak peduli dengan nasib petani, “Kami di kecamatan Belo mayoritas petani bawang, kondisi seperti ini kerap terjadi tapi pemda seolah tidak peduli pada nasib kami,” ujarnya.
Kata dia, sebaliknya saprodi seperti obat obatan terutama pupuk justru harganya kian mencekik petani. “Terasa sekali kerugian yang dialami petani karena biaya produksi yang sangat tinggi tidak sebanding dengan harga hasil produksi. Sementara pemda tidak juga punya sikap tegas setidaknya menekan kenaikan harga pupuk yang semakin tidak terkontrol,” ketus dia.
Saat berita ini dirilis masih dalam pantauan langsung media ini, aksi demo terus berlangsung, baik Bupati maupun Wakil Bupati yang diharapkan menemui mereka belum juga hadir. Sementara akibat aksi ini jalan utama depan kantor Bupati macet karena diblokir. (Ages)
