Bima, Jeratntb.com – Seorang wartawan media online Suara Sementara.com, Supianto alias Papi Pian diduga dianiaya oleh oknum warga yang notabenenya tetangganya sendiri.

Menurut keterangan Papi (korban) pada sejumlah wartawan saat ditemui di Polres Dompu, kejadian berawal ketika korban berada di Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu tepatnya depan lapangan bola setempat bertemu dengan salah salasatu terduga pelaku yang berinisial NS yang merupakan oknum kepala sekolah yayasan.

Diceritakannya, korban saat itu hanya ingin menanyakan kepada NS terkait persoalan cara menghidup dan mematikan air sumur bor yang menjadi andalan masyarakat setempat, namu NS tidak terima dan merasa tersinggung.

Kejadian itu pun terhendus oleh isteri dan kedua anak terduga pelaku, sehingga mereka terpancing emosi kemudian memarahi korban, NS yang saat itu mengamuk sembari menendang benda tajam dan hendak mendekati korban.

Spontan terduga pelaku dan kedua anaknya yang berada dirumahnya juga ikut marah dan menunjuk korban, namun korban tetap tersenyum dan berusaha menenangkan ketiga terduga pelaku.

Naas korban dipukul dari belakang oleh seorang oknum pelaku dengan menggunakan sajam sehingga membuat korban sempat jatuh pingsan.

Beberapa menit korban pingsan langsung siuman kemudian langsung menuju ke Polres Dompu untuk melaporkan hal itu.

“Saya secara resmi sudah melaporkan kejadian ini ke Mapolres Dompu dan sudah ditangani oleh penyidik. Kita ikuti jalur hukum saja,” kata Papi pada wartawan, Sabtu (21/5/2022).

Sementara itu, Kapolres Dompu, AKBP. Iwan Hidayat, SIK saat ditemui oleh wartawan dikediamannya langsung perintahkan Kapolsek Kota untuk menindak lanjuti laporan korban untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dari pihak keluarga korban.

“Saya sudah perintahkan Kapolsek Kota untuk segera menindak lanjuti laporan korban,” tegas Kapolres. (Jr Iphul).

Mari berbagi artikel ini