Umi Elly ; 3 Tahun Kepemimpinan Lutfi-Feri, Dekranasda Bantu 3.200 Penenun

Kota Bima, Jeratntb.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima Hj. Ellya H. Muhammad Lutfi, SE, sampaikan capaian Dekranasda Kota Bima selama tiga tahun masa kepemimpinan H. Muhammad Lutfi, SE dan Feri Sofyan, SH. Pencapaian disampaikannya pada saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Bazar dan Pentas Seni yang diadakan di Pantai Lawata Kota Bima. Kamis, 23 September 2021.

Kegiatan dalam rangka menumbuhkan ekonomi dan mendukung UMKM yang berada di Kota Bima pada masa pandemi Covid-19 ini akan diselenggarakan selama 4 hari yakni sampai tanggal 26 September 2021.

Mengawali sambutannya, Umi Elly (sapaan akrabnya) menyampaikan rasa haru dan bangga dengan bisanya bersilaturahim dengan semua tamu undangan yang hadir dan juga pelaku UMKM kota Bima lewat kegiatan Bazaar dan Pentas Seni yang diadakan di Pantai Lawata yang merupakan icon destinasi obyek wisata pantai dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bima.

Masa pandemi yang berkepanjangan, sambungnya, telah mempengaruhi daya beli masyarakat, ini tentunya membawa pengaruh pada perekonomian. Hal inilah yang menjadi dasar bagi Dekranasda mengadakan kegiatan ini, guna mengenalkan dan memasarkan berbagai macam produk dari UMKM yang ada di Kota Bima.

“Terimakasih kepada BUMN yang sudah berkolaborasi bersama Dekranasda Kota Bima dalam memberikan bantuan permodalan terhadap UMKM”, ucapnya.

Ditambahkannya, di tahun ke 3 masa kepemimpinan Bapak H. Muhammad Lutfi, SE dan Bapak Feri Sofyan, SH, Dekranasda Kota Bima tidak henti-hentinya turun ke tengah-tengah masyarakat disertai dengan penyerahan bantuan bagi para pengrajin tenun. Adapun jumlah penerima bantuan benang pada tahun pertama sejumlah 600 penerima, 1000 penerima di tahun ke dua dan 1600 penerima di tahun ke tiga. Di samping bantuan benang, Dekranasda juga membagikan bantuan peralatan kue, peralatan ukir, peralatan bagi pandai besi dan juga peralatan perbengkelan. Terangnya.

Pencapaian ini tentunya berkat dukungan dari pemerintah daerah Kota Bima lewat Dikbud, Disperindag dan Dinas Pariwisata Kota Bima dan juga BUMN beserta Masyarakat Kota Bima pada umumnya. “Semoga elaborasi ini tetap berjalan baik guna membantu pelaku usaha disamping menjaga kelestarian budaya”. Harapnya. (Jr QQ)

Pos terkait