Bima, Jeratntb.com – Sejak duduk di bangku SMP memang sudah memiliki bakat, namun pustur tubuh masih terlihat kurus dan mungil, sehingga tidak diizinkan untuk ikut lomba lari antar kejuaraan sekolah.
Barulah pada saat duduk di bangku SMA, Dia mengikuti lomba lari pertama kali pada tahun 2007, saat momen Memperingati Hari Jadi Bima dan meraih juara 3 se Kabupaten Bima.
Berlanjut 1 tahun kemudian, pada tahun 2008 yakni dalam rangka Hari Ulang Tahun Wali Kota Bima menyabet juara pertama, kemudian juara pertama Poprof pada tahun 2010, 2014 dan 2018, pada lomba lari 10 dan 5 kilo.
Kemudian Lomba Lari TNI Marathon masuk 8 besar Internasional pada tahun 2018 yang diselenggarakan di Mandalika, dan baru-baru ini menyabet juara umum 2 perempuan se Propinsi NTB di Samota Sumbawa.
Itulah segudang prestasi yang diraih oleh Sarafiah. S, Pd, merupakan salah satu atlet pelari yang berasal dari Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima.
Tak hanya itu, masih banyak kejuaraan lain yang pernah diraihnya, tentunya di bawah naungan Persatuan Atlet Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bima.
Kepada wartawan ini, Ia menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang didapat, “Alhamdulillah, kemarin saya dapat juara 2 umum putri se Provinsi NTB lomba lari 10 kilo,” terangnya.
Dia mengatakan, kedepanya akan terus berlatih dengan disiplin agar terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah, terlebih demi nama baik bangsa Indonesia yang kita cintai, “saya harap kedepannya akan ada regenerasi yang jauh lebih berkompeten,” ujarnya.
Sarafiah, S. Pd, adalah wanita kelahiran 1 Desember 1990 yang merupakan anak ke 2 dari 5 bersaudara dari pasangan Hadijah dan Amiruddin.
Sementara jenjang pendidikan mulai mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di Desa Teta, kemudian SMPN 1 Lambitu, SMAN 1 Lambitu, dan menyelesaikan S1 di Kampus Taman Siswa (Tamsis) Bima dengan jurusan Penjaskesrek, “saat ini saya mengejar di SDN Talabiu agar lebih mudah saya menuju akses menuju tempat latihan,” jelasnya. (Jr Arif).
