KB TK Yaa Karim Nggaro Lo Gandeng FTSB Peringati Sumpah Pemuda dan Bulan PRB

Kota Bima, Jeratntb.com – Peringati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 dan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Oktober 2022, KB TK Yaa Karim Nggaro Lo kelurahan Penanae kecamatan Raba Kota Bima bersama Relawan Penanggulangan Bencana Kota Bima yang tergabung dalam organisasi Federasi Tim Siaga Bencana (FTSB) Kota Bima melaksanakan kegiatan edukasi, sosialisasi dan simulasi bencana kepada anak-anak TK Yaa Karim Nggaro Lo bertempat di Taman Ria dengan mengangkat tema “Menanamkan Budaya Positif Dengan Menumbuhkan Jiwa Empati dan Sosial Islami Anak Yang Tangguh Sejak Dini”. Senin, 31 Oktober 2022.

Dalam setiap kejadian bencana, anak-anak merupakan salah satu kelompok yang paling berisiko, baik itu terpisah dari orang tua atau pengasuhnya, mengalami kekerasan fisik dan seksual, terganggu kondisi psikologisnya, hingga mengalami luka-luka atau meninggal dunia. Baik itu akibat ancaman bencana gempa bumi, banjir, tsunami, kekeringan, konflik hingga pandemi. Atas dasar itulah kami dari KB TK Yaa Karim Nggaro Lo melaksanakan kegiatan ini dengan menggandeng organisasi relawan FTSB Kota Bima sebagai narasumber. Ucap Ustadzah Desi Mindariati, S.P., pengurus KB TK Yaa Karim Nggaro lo.

Sambungnya, dilihat dari letak wilayah, Kota Bima adalah salah satu wilayah yang rentan terhadap ancaman bencana banjir, dimana yang di saat sekarang ini penanganannya semakin kompleks dan sulit diprediksi, maka dianggap perlu kiranya untuk mengetahui apa saja rambu-rambu, apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan serta standar apa saja yang perlu digunakan dalam setiap aksi.

Di tempat yang sama, Lukman, perwakilan FTSB yang dipercaya sebagai koordinator lapangan pada kegiatan tersebut menyampaikan, ada perbedaan perlakuan terhadap anak-anak dengan orang dewasa di masa darurat. Oleh karenanya pada kesempatan ini kebetulan yang kami hadapi adalah anak-anak maka untuk materinya kami merujuk pada standar materi edukasi dan informasi terkait perlindungan anak di masa darurat.

Perlindungan anak di masa darurat, lanjut Bung Tejo (sapaan akrabnya), baru akan terwujud hanya dengan upaya bersama oleh seluruh elemen, tidak bisa hanya oleh satu elemen saja. Untuk itu, saya mewakili rekan-rekan FTSB menyampaikan terima kasih kepada pihak KB TK Yaa Karim Nggaro Lo yang sudah mempercayai kami sekaligus menggandeng kami pada kegiatan yang mulia ini.

Semoga upaya bersama ini tetap terjalin baik bukan hanya oleh TK Yaa Karim Nggaro Lo tetapi juga oleh sekolah-sekolah lainnya. Tutup Tejo (Jr QQ)

Pos terkait