Bima, Jeratntb.com – Menyoal beredarnya beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Monta yang dikeluhkan KPM karena tidak layak konsumsi, membuat sejumlah pihak ikut geram.

Tidak kecuali TKSK Monta Kisman, SH dengan tegas mangatakan. “Saya sebagai TKSK kerap mendapat aduan dari Pendamping, Agen dan KPM dan lainya kalau beras yang diterima kwalitas rendahan. Awalnya kami konfirmasi ke Suplayer Nani ternyata bukan berasnya dan menyatakan tak bertanggung-jawab atas adanya aduan KPM,” tandasnya jum’at (3/12-21)

Awalnya kami merasa kesulitan untuk mengajukan komplain karena pihak yang droping beras tidak terikat dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS). Saya kecewa setelah mendapat konfirmasi ke Pak Kadis dan sejak itu gugur Hak Taat saya karena tidak ada yang bisa diteladani, karena Selain sebagai Kadinsos Kab. Bima juga sebagai Team Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan unsur TKSK juga ada di dalamnya maka Bupati penting memberi attensi atas polemik ini.

Prinsipnya Program BPNT itu untuk orang miskin maka Beras, Telur dan Buah yang diperoleh KPM adalah Haknya yang telah dijamin konstitusi. Itu bukan sedekahan Kepala Dinas Sosial sehingga atas nama keuntungan dan sebangsanya tidak menjadi dalil pembenaran untuk memberikan hal yang tidak pantas bagi orang miskin, masa’ orang sudah miskin “dikuliti” lagi haknya, maka dimana hatimu dan model ini gugur syarat menjadi manusia, ungkapnya. (Jr)

Mari berbagi artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here