Kota Bima, Jeratntb.com – Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) buka dapur umum untuk penanganan bantuan tanggap darurat bagi korban terdampak luapan banjir.
Luapan banjir yang terjadi Senin kemarin (13/12) tidak hanya berdampak pada pemukiman tetapi juga beberapa fasilitas umum dan satu korban hanyut terseret arus.
Data sementara rilisan BPBD yang diterima tim media ini tadi malam sekira pukul 19:17, fasilitas terdampak dengan kondisi rusak berat dan rusak ringan antara lain Terkelupasnya Aspal jalan dan jebolnya tanggul sepanjang 50 Meter di kelurahan Kendo, jebol tanggul sepanjang 6 Meter dan dua tiang listrik roboh juga terjadi di kelurahan Dodu, Material lumpur menutupi jalan disejumlah wilayah serta putusnya jembatan penghubung RT 10 Oi Si’i kelurahan Rontu.
Kasi Tanggap Darurat, Mirafudin, yang dihubungi tim media ini menjelaskan, data tersebut berdasarkan hasil pantauan langsung oleh tim Darlog BPBD kota Bima dan laporan relawan TSBK yang ada di lapangan melalui WA grup dan radio telekomunikasi (HT) beserta relawan lainnya. “Ini laporan sementara yang kami dapat dan kami terima dari rekan-rekan di lapangan. Selanjutnya kami akan terus update”, terangnya. Selasa (14/12).
Sementara untuk bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak kami buka dapur umum dan ikut serta proses pencarian satu orang warga Pane yang terseret arus. “Langkah tanggap darurat dimulai dari kemarin pasca kejadian sampai dengan pagi ini, kami drop bantuan makanan dan minuman ke sejumlah kelurahan terdampak dan ikut serta proses pencarian korban terseret arus bersama tim gabungan”. Ungkapnya.
Pembukaan dapur umum juga dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima bersama tim TAGANA sebagai upaya penanggulangan untuk warga terdampak. (Jr QQ)
