Tambak Udang PT Pelita Insan Timur Disinyalir Buang Limbah ke Laut.

Bima, Jeratntb.com – Tambak udang yang dikelola oleh PT Pelita Insan Timur beroperasi di Marada Desa Parado Wane, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) disinyalir membuang limbah ke dalam laut.

Hal itu tentunya menjadi keluhan bagi warga sekitar dan para petani rumput laut yang menggantungkan hidupnya dengan cara mencari rumput laut.

Akibatnya setiap petani rumput laut yang mendekati lokasi tambak merasakan bau tidak sedap.

Jika saja sumber pencarian masyarakat sudah tercemar oleh limbah tambak udang, sudah barang tentu banyak ekosistem laut yang mati, akibat racun limbah yang dibuang sembarangan.

Yang artinya pihak perusahaan tidak bisa mengelola masalah limbah tambak udang mereka sampai membuang sembarangan tanpa adanya mesin penetralisir limbah atau pemanfaatan kembali.

Sejumlah warga mengeluhkan ketika mendekati sekitar lokasi merasakan bau tak sedap dan menyengat. Sementara perusahaan tambak udang tersebut telah berjalan sampai hari ini.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Arif Kusnadhi, S. Kabit Lembaga KPK Pan RI. Kusnadin mendesak pemerintah daerah melalui dinas terkait agar mengeluarkan surat pemberhentian sementara terhadap aktivitas tambak.

“Itu dilakukan agar mengevaluasi kembali dengan keberadaan tambak, apakah sesuai dengan ketentuan berlaku atau bagaimana,” tegas Arif Kusnadhi.

Sementara itu, pihak Perusahaan Perlita Insan Timur bungkam dikonfirmasi oleh media ini melalui pesan whatsapp. Minggu (09/6/2024).(Jr Iphul).

Pos terkait