Mataram, Jeratntb.com – Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si dan juga sebagai Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid -19 Provinsi NTB menginformasikan bahwa pada hari ini ada penambahan 11 orang lagi yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona berdasarkan hasil tes SWAB (PCR).

“Hari ini, Minggu 19 April 2020 telah diperiksa 48 sampel dengan hasil 33 sampel negatif dan 4 pasien sampel ulangan positif, hingga 11 sampel kasus baru positif Covid-19,” Jelasnya,

Adapun 11 kasus baru positif hari ini yakni :

Pasien nomor 62, AR (51) penduduk desa Tatebal, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 63, berinisial A, (48) penduduk desa Sukamulya, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke GowaMakassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 64, S (52) penduduk desa Sukadamai, Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 65, SY (63) penduduk Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah kontak dengan orang sakit dengan gejala demam, batuk, pilek yang baru pulang dari Gowa Makassar dan Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Pasien meninggal dunia tanggal 18 April 2020 setelah menjalani perawatan di RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa.

Pasien nomor 66, KA (39) penduduk Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Madura dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dalam keadaan baik.

Pasien nomor 67, LD, laki-laki (61) penduduk Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 68, H (64) penduduk Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 69, MIS (37) penduduk Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini  menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 70, N (20) penduduk Desa Sepakek,Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 71, brinisial A, (38) penduduk desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 72, M (59) penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien Pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dan dalam keadaan baik.

Dengan adanya tambahan 11 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, katanya, tidak ada sembuh baru, sedangkan 1 kematian baru. “Maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (19/4/2020) sebanyak 72 orang, dengan perincian 11 orang sudah sembuh dan 4 meninggal dunia, serta 57 orang masih positif dan dalam keadaan baik” Jelasnya,

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, Ia mengatakan petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif.

Sedangkan populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. 

Lebih lanjut Ia menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan memperhatikan secara seksama seluruh informasi yang berkaitan dengan penggalangan dana untuk kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19 yang ditemui di berbagai media informasi seperti media sosial dan WhatsApp.

“Terutama yang mengatasnamakan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah dan seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Provinsi NTB” Tuturnya,

Sekda mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB tidak pernah melakukan penggalangan dana yang bersifat perorangan ke rekening pribadi atau rekening seseorang yang ditunjuk untuk pencegahan dan penanganan Covid- 19.

Adapun untuk lembaga maupun organisasi profesi, kemasyarakatan dan lembaga/organisasi lainnya yang melakukan penggalangan dana. “Maka dihimbau kepada masyarakat untuk bisa dengan seksama memperhatikan lembaga/organisasi dimaksud”

Lalu Gita Ariadi menegaskan, Barang siapa yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 ini, maka akan melakukan tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab hingga akan diancam dengan sanksi pidana sesuai Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta undang-undang terkait lainnya untuk memberatkan. (Iphul)

Mari berbagi artikel ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here